Halo, pemilik usaha.
Kalau kamu baca sampai sini, kemungkinan kamu lagi ngerasain hal yang sama β usaha sudah lebih niat, harga lebih masuk akal... tapi yang ramai tetap kompetitor.
Sudah coba posting. Sudah coba promo. Bahkan pernah pasang iklan.
Yang lihat ada... tapi yang chat hampir tidak ada, apalagi yang order. π
Waktu itu saya kira masalahnya di harga. Saya turunin.
Saya kira di kualitas. Saya perbaiki.
Tapi hasilnya tetap sama.
Saya baru sadar β bukan karena usaha saya kalah bagus, tapi karena tidak muncul saat orang sedang butuh.
π‘ Insight Penting
Coba perhatikan kebiasaan kita sendiri. Saat butuh sesuatu, kita jarang membandingkan banyak tempat.
Kita buka HP, cari sebentar, lalu hubungi yang pertama terasa cocok.
Jarang ada yang keliling cari paling bagus. Biasanya cukup yang terlihat atau diingat duluan.
Di situ saya paham, banyak usaha kalah bukan karena kualitas, tapi karena tidak hadir di waktu orang membutuhkan.
Coba anda rasakan..
Usaha sebenarnya sudah maksimal. Posting jalan, promo dicoba, bahkan sampai gonta-ganti agensi untuk promo usaha. Tenaga, waktu, dan uang sudah keluar banyak... Tetap ZONK.
Setiap buka HP berharap ada chat masuk, tapi tetap sepi.
Order tidak ada, sementara operasional tetap jalan β biaya hidup, gaji karyawan, semua terus keluar.
Sampai akhirnya saya mengerti:
Orang tidak memilih yang paling bagus, mereka memilih yang paling dulu mereka temukan saat butuh.












